Dalam memberi vaksin pada ayam tidak boleh sembarangan, apalagi jika ayam tidak dalam keadaan fit akan menimbulkan masalah lain. Perlu diketahui bahwa keberhasilan vaksinasi bukan hanya ditentukan dari kualitas produk yang kita gunakan, melainkan ada beberapa faktor yang turut ambil bagian dalam hal itu, di antaranya adalah:

baca juga : Jenis vitamin yang perlu anda ketahui

  1.   Tata laksana vaksinasi, meliputi cara penanganan dan penyimpanan vaksin. persiapan vaksin dan peralatan sebelum vaksinasi, maupun ketepatan teknik vaksinasinya.
  2.  Program vaksinasi yang diterapkan, termasuk jadwal pelaksanaan vaksinasi
  3. Status atau kondisi kesehatan ayam
  4. Penerapan program pendukung, seperti tata laksana pemeliharaan yang baik dan biosecurity yang ketat.

Anak ayam yang baru menetas masih memiliki kondisi tubuh yang lemah. Empat belas hari pertama masa pemeliharaan merupakan masa kritis dimana terjadi perkembangan pada sistem kekebalan, pernapasan, pencernaan, dan pengaturan suhu tubuh. Pada masa-masa inilah kita wajib melindungi ayam dari berbagai faktor stres. Stres pada anak ayam dapat menyebabkan imunosupresi sehingga agen-agen penyakit dapat dengan mudah menyerang tubuh ayam. Selain itu, stres juga akan menurunkan efektivitas vaksinasi, penurunan daya tahan tubuh ayam, feed intake, dan pertambahan bobot badan.

Faktor yang dapat menyebabkan stres pada anak ayam antara lain transportasi dari penetasan (hatchery) ke kandang, pengaturan suhu pemanas (brooder) yang tidak merata, dan perubahan cuaca secara tiba-tiba. Seperti kondisi yang telah Bapak sebutkan, bahwa sering terjadi keterlambatan kedatangan DOC (terlambat chick-in), tentunya hal ini akan menjadi masalah serius. Apalagi keterlambatan kedatangan DOC hingga 2 hari, hal ini berarti DOC berada dalam kondisi tidak nyaman lebih lama, sehingga stres karena tranisportasi yang ditimbulkan tentu akan lebih paraih.

Saat stres tubuh ayam akan merespon dengan disekresikannya adrenocorticotropic hormone (ACTH) oleh hipofisis anterior dalam jumlah yang berlebihan. Peningkatan kadar ACTH ini akan memicu korteks adrenalis untuk meningkatkan hormon kortisol sehingga mengakibatkan penurunan fungsi organ kekebalan primer (bursa Fabricius dan thymus). Kondisi ini dapat diartikan, saat stres terjadi maka sistem imun (kekebalan) mengalami gangguan dan berakibat pada pembentukan kekebalan hasil vaksinasi yang tidak optimal, sehingga ayam tetap dapat terserang penyakit.

Anak ayam memiliki kekebalan yang berasal dari induk yang disebut dengan antibodi maternal. Antibodi maternal ini berperan dalam memberikan perlindungan pada anak ayam dari penyakit, namun antibodi maternal akan mulai turun pada umur 7 hari. Oleh karena itu vaksinasi pertama paling lambat dilakukan pada umur 7 hari. Sebenarnya vaksinasi bisa dimulai pada anak ayam umur 1 hari (DOC) atau segera setelah chick-in. Namun vaksinasi pada umur 1 hari atau setelah chick-in harus mempertimbangkan kondisi ayam. Sebagaimana kita ketahui bahwa DOC yang baru datang memiliki tingkat stres yang tinggi akibat pengangkutan selama perjalanan.

Oleh karena itu kami menganjurkan vaksinasi pertama dilakukan pada umur 4-5 hari (1-2 hari setelah melakukan chick-in) agar ayam bisa beradaptasi terlebih dahulu terhadap lingkungan kandang, ransum, dll sehingga kondisi tubuh menjadi prima saat divaksinasi. Pada 2 hari sebelum dan sesudah vaksinasi berikan multivitamin seperti Vita Stress atau Fortevit untuk meningkatkan stamina dan mengurangi stres.

dikutip dari info.medion.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>