Bagi anda peternak ayam tentunya tidak asing lagi dengan Obat ini, Levamid mengandung niclosamide dan levamisole HCl yang ampuh membasmi cacing pita dan cacing gilik pada ayam. Niclosamide bekerja menghambat uptake (pengambilan) glukosa yang diperlukan sebagai sumber energi untuk metabolisme dalam tubuh cacing. Selain itu, hambatan pada siklus Krebs mengakibatkan terakumulasinya asam laktat yang bersifat toksik sehingga dapat membunuh cacing.

Sedangkan levamisole merupakan anthelmintik berspektrum luas. Levamisole bekerja dengan cara mempengaruhi sistem syaraf otot cacing. Cara kerja ini mengakibatkan cacing lumpuh sehingga mudah dikeluarkan dari tubuh ayam melalui feses. Cacing pita mati sehingga kerugian akibat infeksi cacing dapat teratasi, dan produksi akan meningkat lagi.

Untuk mengetahui efektivitas dari Levamid, Medion mengadakan trial dan bekerja sama dengan instansi independen yaitu Bagian Parasitologi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Gajah Mada. Kerjasama tersebut berupa percobaan menggunakan ayam petelur umur 4 minggu yang sebelumnya diinfeksi oleh cacing gilik (Ascaridia galli dan Oxyspirura mansonii) dan cacing pita (Raillietina sp.). Berdasarkan hipotesa dinyatakan bahwa obat cacing dikatakan efektif jika dapat membasmi cacing sebanyak 90% dari total cacing yang menginfeksi.

Berdasarkan trial tersebut diperoleh data bahwa efektivitas Levamid membasmi Ascaridia galli dan Oxyspirura mansonii sebesar 100%, sedangkan untuk Raillietina sp. mencapai 90%. Selain membasmi cacing, Levamid juga efektif menurunkan jumlah telur cacing dalam feses (grafik 2). Keunggulan lain Levamid adalah Levamid tidak menimbulkan keracunan ataupun efek samping terhadap pertumbuhan dan produktivitas ayam apabila pemberiannya sesuai dengan dosis dan aturan pakai. Stres akibat pemberian Levamid cenderung lebih kecil karena pemberiannya tidak perlu diulangi dalam beberapa hari.

Cacing merupakan parasit internal berukuran cukup mungil, tetapi keberadaannya dalam tubuh ayam cukup berbahaya. Gangguan pertumbuhan maupun produksi telur menjadi akibat yang harus ditanggung peternak. Menjaga lingkungan kandang dengan baik, melakukan pemeriksaan feses secara rutin, serta melakukan pengobatan cacing dengan tepat dapat mencegah dampak buruk akibat serangan cacing yang merugikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>