akhir akhir ini sering di ketemukan ayam sakit saat berumur 20 hari mati dan ketika di buka ternyata hatinya mengecil. ini disebabkan oleh mikotoksin yang terkandung di dalam ransum. Mikotoksin merupakan produk metabolit sekunder yang dihasilkan oleh jamur yang tumbuh pada substrat organik. Produk ini tidak diperlukan bagi pertumbuhan organisme itu sendiri dan memberi pengaruh negatif bagi yang mengkonsumsinya.

Penyakit yang disebabkan mikotoksin atau mikotoksikosis dapat bersifat akut maupun kronik, tergantung pada banyaknya toksin, lama kontak, dan umur ayam. Keracunan akut biasanya ditemukan pada ayam muda yang mendapat aflatoksin dosis tinggi, sedangkan keracunan kronik dapat dijumpai pada ayam yang lebih tua (lebih dari 5 minggu) yang mengkonsumsi bahan toksik tersebut dengan kadar yang rendah selama beberapa minggu.

Ayam muda bersifat lebih peka pada serangan kasus ini. Mikotoksin ini dapat menyerang hampir seluruh sistem tubuh termasuk organ limfoid sehingga memunculkan efek imunosupresi (melemahnya sistem kekebalan tubuh). Gambaran patologi anatomi (perubahan organ) akibat mikotoksikosis, antara lain :

  1. Pembesaran hati yang disertai nodul nekrosa putih ( bintik-bintik putih), bila berlangsung secara kronis hati akan mengalami atropi (mengecil), berwarna pucat kekuning-kuningan dan mengeras
  2. Akumulasi lemak di ventrikulus dan lemak tubuh
  3. Erosi pada mukosa ventrikulus
  4. Bursa fabricius dan thymus mengecil
  5. Ginjal dan kantung empedu biasanya membesar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>