Tahukah anda Ternyata lalat adalah penyumbang penyakit cacing pada ayam, Hal ini karena di lingkungan peternakan lalat bertindak sebagai vektor bibit penyakit, salah satunya vektor mekanik cacing gilik.

lalat-bawa-cacing-untuk-ayam

Disebut vektor mekanik karena cacing gilik tidak mengalami perkembangbiakan di dalam tubuh lalat. Lalat hanya berfungsi membawa telur atau larva cacing berpindah dari tempat satu ke tempat lain, hingga menempel pada ransum, air minum, atau media lainnya. Ayam kemudian akan terinfeksi cacing gilik jika menelan telur cacing bersamaan ransum atau air minum. Selanjutnya telur cacing gilik akan menetas menjadi larva di dalam usus halus ayam.

Ketika ayam sudah terserang cacingan, maka untuk membasmi cacing perlu digunakan antelmintik. Antelmintik merupakan obat untuk mengeliminasi parasit cacing dari tubuh ayam. Pengobatan dengan antelmintik yang sesuai sebaiknya dilakukan serempak dalam satu kandang yang terserang cacingan.

Pengobatan cacing akan optimal jika teknik pengobatan dilakukan dengan tepat, meliputi tepat obat, tepat dosis, dan tepat teknik pemberian. Pemilihan antelmintik dikatakan tepat jika antelmintik mempunyai spektrum kerja yang sesuai dengan jenis cacing yang menyerang (cacing gilik atau cacing pita). Misalnya jika ayam terserang cacing gilik, peternak bisa memberikan obat Vermixon atau Nemasol-K. Namun jika ayam terserang cacing pita atau kombinasi cacing pita dengan cacing gilik, maka peternak bisa memberikan Levamid yang spektrum kerjanya lebih luas.

Pemberian antelmintik juga harus tepat dosis, yaitu hanya diberikan pada dosis tunggal (satu kali pemberian). Kemudian terkait teknik pemberian antelmintik, memerlukan proses pengulangan. Pengulangan tersebut bisa disesuaikan dengan siklus hidup cacing dan kondisi kandang. Cacing gilik mempunyai siklus hidup 1-2 bulan, sedangkan cacing pita sekitar 1 bulan. Jika ayam dipelihara pada kandang postal, pemberian antelmintik perlu diulang setelah 1-2 bulan. Sedangkan jika dipelihara di kandang baterai, pengulangan dilakukan 3 bulan kemudian karena ayam tidak kontak dengan sekam.

sumber : info.medion.co.id

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes:

<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>